PRSG
Serpong

Posisi Dalam Teras (Inner Position/IP)

Harga

Rp. 6.000 / per sampel/ mega watt /jam

Waktu Pelayanan: - / hari kerja

shopping_basket


Daftar Pesanan
Layanan Harga Jml Total #

RSG-GAS adalah reaktor riset tipe kolam terbuka dengan bahan bakar Uranium Silisida (U3Si2-Al) dengan densitas 2.96 g/cm3  dan fluks rata-rata  2 x 1014 n/cm2.detik. Posisi dalam teras (IP) terdiri dari empat posisi iradiasi yang terletak pada B-6, D-9, E-4, dan G-7. Setiap posisi mempunyai 3 atau 1 lubang (tergantung pada pengarahnya). Jika posisi iradiasi ini tidak digunakan, maka lubang tersebut dipasang dummy agar tidak mempengaruhi pendinginan teras.

Radiasi neutron dari reaksi nuklir di teras reaktor pada posisi IP dapat digunakan untuk memproduksi isotop yang bersifat radioaktif, yang bermanfaat bagi keperluan medis, industri, pertanian dan eksplorasi. mengiradiasi target Uranium yang diletakkan dalam tabung stainless steel untuk pembangkitan produk fisi campuran (Mo-99), mengiradiasi target TeO2 untuk memproduksi I-125 dan I-131, mengiradiasi batu topaz, memproduksi radioisotop produk aktif seperti P-32, S-35, Au-198, Ir-192, Zn-64, Tc-99, Co60, tracer C-14, P-32, dan Zn-64 dsb. Untuk memasukkan dan mengeluarkan target dari IP digunakan handling tool khusus sesuai dengan keperluannya.

Target Mo-99 (Fision Product Molibdenum/FPM) diiradiasi di dalam tabung Stainless Steel 304 diameter 28 mm dan panjang 460 mm, pada bagian atas dipasang plug ‘Swagelock’ dan dilas heliarc. Mutu pengelasan dibuktikan dengan radiografi dan uji kebocoran. Uranium-235 dengan pengkayaan ±19,75% dilapiskan pada sisi dalam kapsul sepanjang 40,6 cm dalam bentuk lapisan film UO2.
Tebal film secara praktis 4,66 mg U-235 per cm 2, deposit total 1,5 gram U-235. Jumlah total Uranium dalam kapsul diperiksa dua kali,
pertama penimbangan sebelum dan sesudah pelapisan, dan kedua dengan counter gamma setelah pelapisan. Permukaan sisi luar diperiksa dengan counter alpha. Iradiasi target FPM dilaksanakan kira-kira 5 hari, dan dibangkitkan sampai 100 Ci.

Bagi perusahaan pengguna layanan jasa iradiasi neutron terlebih dahulu harus mempunyai izin pengelolaan bahan radioaktif dari BAPETEN. Untuk target fisil harus disertai dengan sertifikat Hasil Uji Kapsul Target. Limbah yang dihasilkan dari pemanfaatan sumber radioaktif di PRSG menjadi tanggung jawab pengguna.

Bahan yang akan diiradiasi di RSG-GAS harus dilakukan analisis keselamatan terhadap teras reaktor. Analisa diberikan dalam bentuk dokumen Laporan Analisis Keselamatan (LAK) target yang harus mendapat review dari Panitia Keselamatan Reaktor Serba Guna
(PKRSG) dan mendapat persetujuan dari BAPETEN sebelum digunakan.

Analisis keselamatan yang dilakukan meliputi:  

  1. dentifikasi dan pemilihan potensi bahaya; 
  2. evaluasi dampak radiologi dan/atau nonradiologi ; 
  3. analisis dampak yang timbul pasca utilisasi pada struktur, 

sistem dan komponen yang tidak diutilisasi; 

  1. upaya untuk mengatasi potensi bahaya akibat utilisasi; dan 
  2. upaya untuk memitigasi dampak radiologi dan nonradiologi. 

Analisis keselamatan yang dilakukan harus mempertimbangkan:  

  1. kegagalan komponen teras; 
  2. kegagalan sistem pendingin; 
  3. kegagalan penyungkup; 
  4. kegagalan sistem catu daya listrik; 
  5. kegagalan sistem instrumentasi; 
  6. kegagalan komponen lainnya; dan 
  7. kesalahan manusia pada saat pelaksanaan utilisasi.  

 Bahan yang tidak diijinkan untuk eksperimen di RSG-GAS 

  1. Bahan eksplosif;
  2. Bahan korosif;
  3. Bahan beracun; 
  4. Gas H2; dan
  5. Asam kuat.  
Dasar_hukum_Iradiasi_neutron.pdf

Dasar Hukum Iradiasi Neutron

  1. Teras Reaktor G.A. Siwabessy
Kawkab Mustofa

Produk Lainnya

PRSG
Serpong
AIR BEBAS MINERAL
Rp. 1.000
PRSG
Serpong
> 1 - 2 jam
Rp. 100.000
PRSG
Serpong
Beam Tube S1
Rp. 7.000
PRSG
Serpong
Posisi Luar Teras
Rp. 2.000